Dokumentasi saat sesi sharing sesion bersama pemateri dan moderator
JUBER NEWS – Himpunan Mahasiswa S1 Jurnalistik (HIMAS1STIK) Universitas Bengkulu menggelar Seminar Kewirausahaan bertema “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Muda di Era Digital”, pada Jumat (12/12/2025), di Taman Budaya Bengkulu.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, terutama agar mereka memahami peluang usaha, strategi branding, dan cara membangun bisnis yang berkelanjutan di era digital. Seminar ini diikuti sekitar 30 peserta dari kalangan umum.
Acara menghadirkan Heri Supandi sebagai pemateri utama, owner coffee shop yang juga merupakan mantan jurnalis SCTV dan Trans7.
Dalam pemaparannya, Heri menjelaskan bahwa perkembangan dunia digital memberikan kemudahan besar bagi pelaku usaha. Digitalisasi membuat proses bisnis lebih efisien, mulai dari promosi, pengelolaan konsumen, hingga perluasan pasar.
Heri menekankan pentingnya membangun pola pikir wirausaha sejak dini. Ia mendorong mahasiswa untuk membentuk branding diri sebelum membangun branding produk, karena identitas diri akan mempengaruhi karakter usaha yang dijalankan.
Selain itu, penguasaan fondasi dasar berbisnis dinilai penting agar pelaku usaha tidak mudah mengalami kegagalan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peluang besar dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan. Produk yang unik dan mampu menarik rasa penasaran konsumen dinilai lebih memiliki daya saing dibandingkan produk yang hanya mengikuti tren.
Heri juga mendorong mahasiswa untuk memulai usaha berdasarkan passion, kemampuan, dan keahlian pribadi, kemudian fokus pada satu tujuan agar tidak mudah goyah. Konsistensi menjadi kunci keberlanjutan usaha. Memahami kebutuhan pasar, membaca minat konsumen, serta memanfaatkan media sosial adalah langkah penting dalam pemasaran modern.
Salah satu tantangan terbesar dalam berwirausaha adalah pengelolaan sumber daya manusia. Pelaku usaha harus mampu membangun loyalitas serta mengatur orang-orang yang terlibat dalam bisnisnya.
Banyak orang masih lebih nyaman bekerja untuk orang lain, padahal peluang untuk membangun usaha sendiri sangat terbuka. Meskipun modal kecil, jangan ragu untuk memulai usaha. Dari skala kecil adalah langkah realistis selama disertai niat kemauan dan konsistensi.
Reporter : Dian Friska Cahyaningrum
Editor : Riena Febriani Carollin
